'/> Penjelasan, Jenis Ujian Dan Warta Penting Lainnya Mengenai Ujian Toefl

Info Populer 2022

Penjelasan, Jenis Ujian Dan Warta Penting Lainnya Mengenai Ujian Toefl

Penjelasan, Jenis Ujian Dan Warta Penting Lainnya Mengenai Ujian Toefl
Penjelasan, Jenis Ujian Dan Warta Penting Lainnya Mengenai Ujian Toefl

Penjelasan, Jenis Ujian Dan Informasi – Informasi Penting Lainnya Mengenai Ujian TOEFL


 Informasi Penting Lainnya Mengenai Ujian TOEFL Penjelasan, Jenis Ujian Dan Informasi Penting Lainnya Mengenai Ujian TOEFL


Test of English as a Foreign Language atau sering disingkat TOEFL merupakan tes kamampuan Bahasa Inggris yang dipakai sebagai syarat atau pola yang diharapkan bagi mahasiswa  non-native English speakers untuk mendaftar ke universitas universitas di Amerika dan Kanada.  TOEFL juga dipakai sebagai pertimbangan mengenai kemampaun Bahasa Inggris calon mahasiswa di beberapa Negara lain menyerupai Eropa dan Australia. TOEFL test muncul pada tahun 1962 dari rekomendasi dewan nasional Amerika yang terdiri dari perwakilan tiga puluh  organisasai pemerintah dan swasta untuk mengakomodir calon mahasiswa yang ingin mencar ilmu di Amerika.


 


TOEFL secara resmi pertama kali dilaksanakan  pada tahun 1964 oleh Modern Language Association (asosiasi professional sarjana bahasa dan sastra). Pada tahun 1965 College Board (badan asosiasi yang terdiri dari lebih dari 5900 sekolah, akademi, universitas dan forum pendidikan lainya) dan Educational Testing Service (organisasi penilain dan pengujian pendidikan) ditunjuk untuk melanjutkan aktivitas tes TOEFL.  Pada Tahun 1973 dewan The Graduate Record Examination (standard test penerimaan sekolah di Amerika) bergabung dengan ETS dan College Board untuk melakukan aktivitas TOEFL.




Perkembangan Test TOEFL


Secara umum TOEFL sudah mengalami beberapa perubahan dalam konsep dan isi tes


1.Tahap pertama 1964-1979


Pembedaan komponen keterampilan bahasa dan pengetahuan


Bentuk tes pilihan ganda meliputi kosakata,pemahaman bacaan, pemahaman mendengarkan, pengetahuan struktur dan tata bahasa Inggris



  1. Tahap kedua 1979-2005


Kemampuan dasar (mendengarkan, membaca, struktur dan tata bahasa) ditambah dengan  kemampuan menulis dan kemampuan berbicara


Selain pilihan ganda, ditambah dengan penilain terpisah perihal kemampuan menulis atau TWE (Test of Written English) dan kemampuan berbicara atau TSE (Test of Spoken English)


3.Tahap ketiga IBT test 2005-sekarang


Pengembangan kompetensi  komunikatif atau kemampuan untuk memakai kemampuan bahasa dalam konteks komunikasi yang relevan


Pengembangan akademik yang membutuhkan kemampuan reseptif dan produktif semua skill meliputi reading, listening dan writing begitu juga item pilihan ganda dalam listening dan reading.


 


Berdasarkan penjelasan di atas kita sanggup melihat perkembangan TOEFL test dari pertama kali munculnya hingga sekarang.  TOEFL kini tidak hanya mengacu kepada komponen komponen tertentu menyerupai tata bahasa ataupun kosakata Bahasa Inggris saja tetapi sudah berkembang. TOEFL kini mengacu kepada Comunicative competence atau Kompetensi komunikatif yang berfokus pada penggunaan pengetahuan linguistik dalam konteks komunikasi yang relevan kususnya konteks akademik.  Di dalam konteks akademik ini, bahasa dipakai terintegrasi secara receptive (listening, reading) dan productive (speaking, writing)


 




Jenis test TOEFL



  1. Paper-based Test (PBT)


Paper-based Test merupakan tes TOEFL tertulis yang dilaksanakan di wilayah tertentu.  Setelah kemunculan IBT sebetulnya PBT sudah tidak berlaku, namun demikian PBT masih banyak dipakai di beberapa wilayah termasuk Indonesia. Secara umum PBT berlangsung selama kurang lebih dua jam dan terdiri dari 4 belahan yaitu :



  1. Listening (30-40 menit)


Listening terdiri dari tiga belahan yaitu Party A, Part B, dan Part C. Part A terdiri dari 30 pertanyaan berisi obrolan pendek, Part B terdiri dari 8 pertanyaan berisi obrolan panjang, dan Part C terdiri dari 12 pertanyaan berisi ceramah atau kuliah.



  1. Structure and Written Expression (25 menit)Structure and Written Expression terdiri dari 40 soal yang dibagi menjadi dua bagian. Part A terdiri dari 15 soal pilihan ganda(melengkapi kalimat secara tepat) dan Part B berisi 25 soal pilihan ganda untuk mengidentifikasi kalimat atau kata yang salah.

  2. Reading comprehension (55 menit) Reading Comprehension berisi 50 pertanyaan pemahaman bacaan.

  3. Writing (30 menit)Tes Writing berisi esai sebanyak 250 hingga 300 kata.


 


Penilaian Paper-based Test


Skor TOEFL PBT dibagi menjadi  tiga sub kategori yaitu listening 31-68, structure 31-69, dan reading 31-67. Total skor untuk TOEFL PBT berkisar antara 310-677. Khusus untuk TWE tidak digabung dengan skor total PBt lantaran TWE memiliki skor sendiri yang berkisar dalam skala 0-6. 2.


 



  1. Internet-based Test (IBT)


IBT berlangsung selama kurang lebih 4 jam yang terdiri dari 4 bagian. Yang pertama yakni reading, listening, speaking, dan writing. Tes ini berfokus pada penggunaan bahasa Inggris secara akademik yang dipakai di dalam perguruan tinggi.



  1. Reading


Reading terdiri dari 4-6 teks yang masing masing terdiri dari 700 kata. Teks ini menuntuk pemahaman bacaan menyerupai sebab-akibat, perbandingan, dan argumen. Pertanyaan yang muncul dalam tes ini biasanya tentang, topik bacaan, detail informasi, kesimpulan, kosakata, dan masih banyak lagi. Topik dari teks ini yakni topik akademik  yang sesuai dengan topik topik yang mungkin muncul dalam buku teks perguruan tinggi.



  1. Listening


Listening terdiri dari 6 belahan yaitu 2 percakapan dan 4 perkuliahan akademik atau diskusi. Untuk belahan percakapan berlangsung selama 3-5 menit dan berisi 5 pertanyaan sehabis setiap pertanyaan. Sedangkan belahan perkuliahan akademik berlangsung selama 3-5 menit dan terdiri dari 6 pertanyaan.



  1. Speaking


Tes speaking terdiri dari 6 bagian. Dua belahan pertama merupakan belahan bebas dimana kandidat diberikan kesempatan untuk menawarkan opini secara impulsif perihal beberapa topic yang diberikan. Empat belahan yang lain merupakan belahan kusus dimana kandidat akan membaca akademik article atau mendengarkan perkuliahan/ percakapan di kampus lalu kandidat menjawab beberapa pertanyaan sesuai dengan tema yang diberikan.



  1. Writing


Ada dua belahan dalam test writing. Yang pertama yakni tes kusus dimana kandidat diberikan bacaan/article dan mendengarkan percakapan/perkuliahan dan kandidat diharuskan untuk menciptakan ringkasan dari article/ listening tersebut. Untuk belahan umum kandidat diharuskan untuk menciptakan esai  perihal beberapa topic yang diberikan.


 




Demikian dongeng artikel kali ini mengenai Penjelasan, jenis dan isu – isu penting lainnya mengenai ujian TOEFL.


Thank you for your attention…


 


Referensi Materi Lainnya dari IBI yang wajib kita ketahui :



Advertisement

Iklan Sidebar